Tidakkah akan
menurun jika pemahaman yang cepat tidak dibarengi dengan kesungguhan ? mungkin
dalam pembelajaran dia akan mengalami sedikit perlambatan sehingga bisa saja
dirinya tersusul oleh seseorang yang pemahamannya lambat namun memiliki
kesungguhan belajar yang luar biasa. Tetapi berbeda lagi dengan seseorang yang
pemahamannya lambat dan tidak memiliki kesungguhan untuk belajar atau
kesungguhan untuk menjadi lebih baik, karena pastilah dirinya akan tertinggal
jauh di belakang.
Tetapi sebagai guru, itulah tugas
besar yang harus ditangani dengan serius. Menumbuhkan motivasi belajar
sangatlah penting baik kepada anak yang pemahaman cepat atau lambat,
tidak ada bedanya ketika memberi motivasi belajar dalam sebuah pembelajaran, karena
mereka adalah sama- sama anak yang sedang belajar dengan kita.
Yyeeaaaahhh, 10 hari sudah
mengabdi sebagai guru TK hehehe, mungkin ssedikit lucu sih karena baru 10 hari
aja tapi semangat nulis kali ini bukan main haha. memang banyak orang diluar
sana yang sudah berpuluh- puluh tahun mempunyai pengalaman mengajar sehingga
"mungkin" tulisanku ini tidak aneh lagi, kaya bahasa anak muda
sekarang yang suka bilang "mainstream". Tapi gapapa, orang yang
belajar akan mendapat manfaatnya sendiri, walaupun tidak membawa manfaat di
luar insyaallah membawa manfaat untuk diri sendiri. hm tapi jujur.. ini jujur,
aku akan berdoa dan teus berdoa walaupun tulisanku sederhana aku berharap
ada sedikit manfaat yang bisa diambil di luar sana. Aamiin yaaa allah ^_^
semangat nulis !!!!
Balik lagi sudah 10 tahun
mengajar. eeeh, 10 hari maksudnya :'D. Pengalaman ku selama mengajar di dalam
kelas masyaallah luar biasa allahu akbar, anak- anak yang pinter- pinter,
sholeh- sholehah, balageur pokoknya, (kalau kata orang sunda mah). Namanya baru
masuk pembelajaran dalam kelas maka pembelajaran pertama yang mereka harus tahu
adalah abjad " a i u e o " .
Sekarang aku
kenalin anak- anak ku dulu, aku memiliki anak murid sebanyak 8 orang, hm cuma 8
orang loh tapi dikelas lain sudah mencapai 14 orang perkelas, 8 orang yang
terdiri dari 5 orang laki- laki dan 3 orang perempuan, dimana karakter
didalamnya betul- betul berbeda. ada yang imut, diem, kalem, cantiklah, ayu
kalau kata orang jawa, ada juga yang aktif menjawab kalau ditanya, pinter, suka
bergerak- gerak begitulah haha, ada juga yang malu- malu manja, males- malesan
daaaaan sebagainya. Tapiii mereka semua calon sholeh- sholehah koaamiin
:'D.
Setelah perkenalan, aku mau
sedikit cerita ketika aku mengajarkan "a i u e
o" harus kalian tahu mengajar anak- anak usia 5 tahun itu tidak
semudah yang difikir, malah, bisa dibilang lebih rumit. dalam usaha penitipan
anak saja, semakin kecil anak yang dititipkan maka akan semakin banyak
pembayaran yang harus dibayar kepada pemilik usaha, ini bukan promo ko guys
hehe, jadi bisa ditarik kesimpulan anak kecil memang lebih rumit ngurusnya
maksudnya butuh penjagaan ekstra, pemahaman ekstra, daaan kesabaran ekstra
hehehe. Selain itu kita juga sebagai gurunya harus menyeimbangkan ketika mereka
sedang fokus untuk belajar atau fokus nya ingin main, yaa yang kita tahulah
anak- anak suka nya bermain, dan. Yang kita tahu juga bahwa fokus anak kecil
belajar itu ya kurang lebih hanya 5 menit, selebihnya ? ya suka- suka mereka
saja.
Untuk di TK tempat aku mengajar,
setiap pagi sebelum berbaris dilapangan, anak- anak akan diajak untuk membaca
buku bacaan dan membaca iqro, apabila tidak keburu maka akan dilanjutkan pada
jam istirahat. Kurang lebih selama 5 hari ini mengajar baca atau mengenalkan
huruf " a i u e o", ternyata itu gak gampang
guys haha, kalau menurut aku, itu termasuk sulit haha sedih. Entah, apa mungkin
karena ini pengalaman pertama mengajar kali yaaaa... hm.
Gini niiih, tipe tipe anak kalau lagi belajar
baca sama aku :
1. hari ini dikenalkan " a i u
e o " saat menyebutkan tidak jarang mereka yang lupa, a
dibilang e , atau u dibilang
i , daaan yang lainnya :D
2. ada anak yang hari ini sudah tahu yang mana
a , yang mana i , atau yang lainnya, ketika disuruh untuk menunjuk pun bisa, tetapiiii ketika besoknya lupa lah lagi
semua :D dududu....
3. ada juga anak yang sangat pd menyebutkan
huruf lain, tetapi tidak benar- benar pd menyebut huruf a ?
entah kenapa tapi aku penasaran sih, bisa jadi aku jadiin bahan skripsi nih
hahaha
4. dan satu lagi, ini lucu sih, dikarenakan baca
buku bacaan dan baca buku iqro, terkadang anak ngelantur menyebut bacaan iqro dalam buku bacaan, misalnya
: huruf u dibaca ta hehehe.
Masih banyak lagi pokoknya,
tapi ada juga loh yang sudah pinter banget bacanya, bahkan dia sudah membacanya
menggunakan buku cerita. Kalau kata guru- guru yang lain sih "geus
norolong macana" maksudnyaaa, ibaratkan bola yang digelindingin di
perosotan yang licin, hm lancar jayaaaa, tanpa ada hambatan. Ada juga anak yang
begitu polos- polosnya, yaaa biarpun setiap anak memang polos tapi ini begitu
terlihat :D ketika baca, dengan muka polos yang bingung tiba- tiba nyengir dan
bilang " aapaayaaaa..? lupa hehehe." a eeehh.. i
eeehhh.. u eeehhh... dan yang
lain haha. Ya tapi maklum lah ya, jangankan anak kecil, anak dewasa aja sering
lupa sama pelajaran yang dia dapet, hari ini belajar besok lupa lagiii, iya kan
? ya emang terlepas dari anak kecil ataau bukan, lupa memang fitrahnya manusia,
tapi walaupun fitrah kita tetap harus berusaha untuk meminimalisir itu
bagaimanapun caranya.
Biarpun begitu, mereka
ngegemesin koooo hehehe, kali ini aku benar- benar bergairah untuk menceritakan
ini haha. Karena akhirnya atas doa kalian semua, aku bisa merasakan nikmatnya
menjadi seorang guru, yaaaa inilah yang sedang aku ceritakan nikmatnya.
Walaupun begitu, insyaallah aku akan berusaha lagi mencari motivasi- motivasi
yang bisa membuat anak senang belajar, senang baca, dan tidak lupa- lupa lagi,
doain yaaaa ... aamiin. dan semoga, semangat nulis ini akan terus
bergemuruh dalam hati, menceritakan walaupun cerita yang begitu sederhana,
jaadi aku mohon doakan aku dan ingatkan jika aku lupa untuk menulis lagi
hehehe. aamiin . sudah dulu cerita kali ini, tunggu post selanjutnya yaaa,
jazakallah khairan semuanya ^_^
sumber gambar : www.google.com
Komentar
Posting Komentar