Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2018

.CERPEN. Jangan Marah Niscahya Bagimu Surga

Dengan muka mengejek, mulut nyengir begitu lebar, andra sangat puas menertawai mukaku yang bulat dengan mata belo, dan bibirku yang sedikit maju atau biasa mereka bilang adalah monyong. Ini bukan hanya yang pertama kali, tetapi ini yang kesekian kalinya dia beserta teman- temannya mengejekku dengan sangat puas, dengan tawanya yang sampai terdengar cekikikan. “ron, lihat tuh si monyong melototin kita, kabur eh kabur hahaha” “biasa aja dong liatinnya” “biasa aja dong ngomongnya, bibirnya ngajak ribut ih” begitulah seterusnya andra dan temannya roni secara tidak langsung mengejek mukaku yang memang tidak cantik seperti kebanyakan teman ceweku yang lain. Suatu ketika, aku sangat tidak terima dengan ejekan mereka, aku kesal, aku sebal, dan aku sangat marah dengan mereka. Ketika itu sedang ada ulangan harian pelajaran matematika, andra dan roni memaksa meminta jawaban kepadaku, aku tidak bisa, aku tidak diajarkan untuk curang oleh kedua orangtuaku, aku tidak dibiasakan untuk contek- ...