Langsung ke konten utama

Berjuang Juga Pilihan

Berjuang juga pilihan. 
Mau berjuang dengan maksimal,
Setengah - setengah,
Atau memilih berhenti berjuang .
Berjuang juga pilihan.
Mau berjuang sendiri,
Berdua ?
Rame - rame ? Atau rame - rame kaya sendiri ?
Itu juga pilihan. 
Semua pasti berhadiah sesuai dengan perjuangannya masing - masing.
Ada yang berakhir sukses,
Ada juga yang mengalami gagal.

Banyak orang terkagum-kagum dengan kesuksesan seseorang,
Tapi mereka lupa menengok proses perjuangannya.
Mereka lupa menengok apa saja yang sudah diperjuangkannya.

Menghargai perjuangan itu baik,
Baik banget.
Apalagi perjuangan itu diperjuangkan untuk kepentingan diri kamu.

Memaksimalkan perjuangan itu penting,
Apalagi perjuangan yang sudah komit untuk diperjuangkan bersama -sama.

Berjuang bersama itu akan terasa ringan, tapi akan terasa berat kalau sama-sama membesarkan ego masing- masing.

Ini akan kembali pada pilihan masing-masing, 
Berjuang untuk memperjuangkan,
Berjuang untuk diperjuangkan,
Atau lagi-lagi lebih memilih berhenti berjuang.

Setiap perjuangan memiliki resikonya masing-masing.
Mau itu berjuang dengan maksimal atau setengah-setengah,
Berjuang sendiri atau berdua,
Semua adalah pilihan masing-masing setiap orang.
Karena sejatinya kita tahu, resiko apa yang akan kita dapat ketika kita berjuang maksimal atau setengah-setengah.

Karena sejatinya kita tahu, resiko apa yang akan kita dapat ketika berjuang sendiri atau berdua.

Sehingga seharusnya kita sudah sangat siap, dengan segala resiko yang akan didapat.
Karena sebaik-baiknya seseorang,
Pasti mereka yang mau bertanggung jawab dengan setiap pilihannya masing-masing.


-salam pejuang skripsi-
-2019wisuda-

                                              Ciawi, 12/02/2019






Komentar

Pengalaman pertama dipanggil "ibu ambar" #cerita ambar1

Puisi; Seperti Mimpi Buruk

Seperti Mimpi Buruk oleh : Ambar Haerani seperti mimpi buruk degup jantung tidak seirama nafas tidak sakit tetapi sedikit sesak tidur kali ini membuatku haus alarm tidak menyala dan berdering tapi kurasa setiap menit dia membangunkan tetap pada posisi berbaring dan lagi kucoba pejamkan seperti mimpi buruk dan benar aku taklagi pejamkan mata tapi nyatanya bukan mimpi buruk degupan jantung yang kencang karena satu tanda hening sepi... gelap, remang dengan cahaya bulan sesekali sahutan ayam berbunyi saat itu hanya aku yang terbangun seperti mimpi buruk namun hilang seketika, karena itu bukan mimpi buruk dia hadir bersama heningnya malam sampaikan rindu yang tlah lama terpendam hai kamu, apa kabar .. ternyata berbicara jarak tak selalu menyedihkan hai kamu, apa kabar .. ternyata jarak malah membuat rindu dan ingin slalu bersama selamat sore teman teman blogers, baru posting lagi nih diaw...

Gagal Hal Biasa, Mencoba tidak Semua Bisa, ketika Berhasil itulah yang Luar Biasa

     Banyak diantara kita yang merasa takut gagal sebelum mencoba sesuatu hal diluar kebiasaan yang biasa dilakukan. Takut mencoba sesuatu hal yang baru, yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Padahal sesuatu yang baik mengapa tidak untuk dicoba dilakukan walaupun sebenarnya kita tidak memiliki keahlian didalamnya. Perilaku yang baik biasanya tertanam dari niat yang baik, kegiatan positif akan timbul ketika hati dan fikiran menuju kepada hal yang positif, dan keberhasilan berawal dari niat baik, hati serta fikiran positif yang mengarahkan raga menuju kegiatan yang positif.             Suatu keahlian tidak selalu harus menempuh jenjang sekolah , sehingga banyak orang memiliki keahlian yang baik namun bukan dikarenakan dirinya pernah sekolah dalam bidang keahliannya, melainkan dirinya mengawali hal tersebut dari mencoba dan mulai menekuninya. Walaupun memang, sering di kehidupan kita keahlian dapat diakui bila kita telah mendapatkan se...

Inilah Ketika Ibu Ambar Mengajar " a i u e o " #cerita ambar2

                  Benar adanya, bahwa kemampuan seseorang tidak bisa dipukul rata sama. Karena kenyataan yang kuhadapi, setiap orang memiliki keunggulan dan kekurangannya masing- masing. Seseorang dapat belajar dan memahami sebuah pelajaran dengan cara yang berbeda- beda atau dengan waktu yang berbeda juga, dapat memahami dengan cepat atau lambat, atau malah lambat sekali. Tetapi dibalik itu semua haruslah ada kesungguhan yang mengiringi.    Tidakkah akan menurun jika pemahaman yang cepat tidak dibarengi dengan kesungguhan ? mungkin dalam pembelajaran dia akan mengalami sedikit perlambatan sehingga bisa saja dirinya tersusul oleh seseorang yang pemahamannya lambat namun memiliki kesungguhan belajar yang luar biasa. Tetapi berbeda lagi dengan seseorang yang pemahamannya lambat dan tidak memiliki kesungguhan untuk belajar atau kesungguhan untuk menjadi lebih baik, karena pastilah dirinya akan tertinggal jauh di belakang....