Langsung ke konten utama

Aku - Kamu - Tuhan Ku

Ingat kala itu aku begitu mengagumi mu.

Dengan segala kelembutan mu.

Wibawa mu, kamu yang karismatik menurut ku.

Dan kamu yang membuat setiap mata merasa sejuk melihatnya. 

Kala itu, selalu berbagai ucap kagum yang kutujukan kepada Tuhan ku.

Setiap kali aku bertemu kamu,

Aku bersyukur Dia beriku kesempatan Melihat mu.

Mengenal mu.

Bahkan mengagumi mu.

Tuhan ku Sang perencana terbaik. 

Setiap rencanaNya, beberapa kali menjadi tebakan yang tak bisa tertebak.

Begitu juga dengan kecewa yang baik,

Baik untuk masa depan ku mungkin,

Atau baik untuk masa depan mu, walau aku yang kecewa,

Hanya Tuhan ku yang tahu.

Biarlah..

Setiap manusia memiliki sisi buruk nya masing masing, begitu juga dengan sisi baiknya.

Setiap tebakan yang gagal ditebak.

Pasti berakhir dengan jawaban yang tidak disangka-sangka.

Misal akhirnya aku tahu, kamu tidak selembut yang aku kira,

Atau.. Kamu tidak sewibawa yang aku lihat selama ini. 

Atau yang lebih ekstrim, kamu bukan orang yang selama ini menjadi idaman.

Ya, Itu selera.

Tapi, kejadian itu pasti membawa hikmah.

Karena tidak mungkin aku bersama kamu yang bukan seleraku. 

Sekali lagi.. Tuhanku perencana terbaik.

Biarlah tuhanku yang mengatur aku untuk siapa, dan kamu untuk siapa.

Tidak ada yang salah dengan aku mengagumimu.

Tetapi menjaga hati akan lebih menenangkan menurut ku. 

Tidak lagi untuk kagum di waktu yang belum tepat.

Tidak lagi rasa ingin bersama.

Tidak juga rasa ingin memiliki.

Dan lagi biarlah... 

Biar Tuhan ku yang mengatur,

Tugasku menjaga hati,

Sampai Tuhanku beri waktu yang tepat untuk mencintai



Citeureup, 01-02-2019

Komentar

  1. Aku pembaca setia loooooh

    Semngat ya cikgu menulisnya😍 ingat aku yang selalu menunggu😆

    BalasHapus

Posting Komentar

Pengalaman pertama dipanggil "ibu ambar" #cerita ambar1

Puisi; Seperti Mimpi Buruk

Seperti Mimpi Buruk oleh : Ambar Haerani seperti mimpi buruk degup jantung tidak seirama nafas tidak sakit tetapi sedikit sesak tidur kali ini membuatku haus alarm tidak menyala dan berdering tapi kurasa setiap menit dia membangunkan tetap pada posisi berbaring dan lagi kucoba pejamkan seperti mimpi buruk dan benar aku taklagi pejamkan mata tapi nyatanya bukan mimpi buruk degupan jantung yang kencang karena satu tanda hening sepi... gelap, remang dengan cahaya bulan sesekali sahutan ayam berbunyi saat itu hanya aku yang terbangun seperti mimpi buruk namun hilang seketika, karena itu bukan mimpi buruk dia hadir bersama heningnya malam sampaikan rindu yang tlah lama terpendam hai kamu, apa kabar .. ternyata berbicara jarak tak selalu menyedihkan hai kamu, apa kabar .. ternyata jarak malah membuat rindu dan ingin slalu bersama selamat sore teman teman blogers, baru posting lagi nih diaw...

Gagal Hal Biasa, Mencoba tidak Semua Bisa, ketika Berhasil itulah yang Luar Biasa

     Banyak diantara kita yang merasa takut gagal sebelum mencoba sesuatu hal diluar kebiasaan yang biasa dilakukan. Takut mencoba sesuatu hal yang baru, yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Padahal sesuatu yang baik mengapa tidak untuk dicoba dilakukan walaupun sebenarnya kita tidak memiliki keahlian didalamnya. Perilaku yang baik biasanya tertanam dari niat yang baik, kegiatan positif akan timbul ketika hati dan fikiran menuju kepada hal yang positif, dan keberhasilan berawal dari niat baik, hati serta fikiran positif yang mengarahkan raga menuju kegiatan yang positif.             Suatu keahlian tidak selalu harus menempuh jenjang sekolah , sehingga banyak orang memiliki keahlian yang baik namun bukan dikarenakan dirinya pernah sekolah dalam bidang keahliannya, melainkan dirinya mengawali hal tersebut dari mencoba dan mulai menekuninya. Walaupun memang, sering di kehidupan kita keahlian dapat diakui bila kita telah mendapatkan se...

Inilah Ketika Ibu Ambar Mengajar " a i u e o " #cerita ambar2

                  Benar adanya, bahwa kemampuan seseorang tidak bisa dipukul rata sama. Karena kenyataan yang kuhadapi, setiap orang memiliki keunggulan dan kekurangannya masing- masing. Seseorang dapat belajar dan memahami sebuah pelajaran dengan cara yang berbeda- beda atau dengan waktu yang berbeda juga, dapat memahami dengan cepat atau lambat, atau malah lambat sekali. Tetapi dibalik itu semua haruslah ada kesungguhan yang mengiringi.    Tidakkah akan menurun jika pemahaman yang cepat tidak dibarengi dengan kesungguhan ? mungkin dalam pembelajaran dia akan mengalami sedikit perlambatan sehingga bisa saja dirinya tersusul oleh seseorang yang pemahamannya lambat namun memiliki kesungguhan belajar yang luar biasa. Tetapi berbeda lagi dengan seseorang yang pemahamannya lambat dan tidak memiliki kesungguhan untuk belajar atau kesungguhan untuk menjadi lebih baik, karena pastilah dirinya akan tertinggal jauh di belakang....