
Dengan jilbab mengeluh, tidak dengan jilbab pun mengeluh, namun dengan jilbab kita penuhi satu ketaatan, tanpa jilbab satu kewajiban ditinggalkan padahal azab Allah jelas di depan.
Aku memang semenjak kecil dipakaikan jilbab oleh kedua orangtua
ku, bahkan semenjak kecil pula aku sangat malu ketika teman laki- laki maupun
perempuan melihat aku tanpa jilbab, tapi aku rasa itu bukan karena pemenuhan
kewajibanku sebagai muslimah melainkan karena aku sebelumnya tak pernah telihat
tidak memakai jilbab di depan mereka. Selama itu aku memang mengeluh gerah
ketika selesai pelajaran olahraga, begitupun dengan temanku, selama itu pula
aku mengeluh kepanasan disaat matahari sangat terik, dan begitupun yang temanku
rasakan, kita sama- sama gerah dan kepanasan, tapi bedanya aku memakai jilbab.
ternyata inilah yang dinamakan kebiasaan sejak dini, mungkin saat itu aku tak
mengerti mengapa aku mengenakan jilbab, ya mungkin karena ibuku pun
mengenakan jilbab, namun setelah dewasa aku mengerti kenapa saat itu aku harus
mengenakan jilbab di tengah- tengah temanku yang tidak mengenakan jilbab. ya
inilah sebabnya karena menanamkan atau memulai memakai jilbab setelah dewasa tidaklah mudah,
mengistiqomahkan sesuatu hal baik itu tidak mudah, bahkan aku pun yang
bertahun- tahun mengenakan jilbab masih saja tergoyah hatinya, ya... tidak
mudah.
_________________________________________________
Alasan gerah, panas, itu yang sering terlontar dari temanku saat
kecil, alasan belum siap dan akhlak belum baik itu alasan yang sering terlontar
dari temanku saat dewasa, okelah untuk masa- masa kecil atau anak - anak tapi
untuk yang sudah baligh dan dewasa, itulah kewajiban, bentuk taat kita kepada
Tuhan kita, ketika tidak dibiasakan sejak dini, mungkin setelah baligh keadaan
kita belum ingin untuk mengenakan jilbab sehingga kita harus menanggung
dosanya, namun bila tertanam sejak dini kita tak lagi ragu, tak lagi canggung
mengenakan jilbab setelah baligh sehingga insyaallah kita terhindar dari dosa.
tak perlu takut hitam karena terik nya matahari di dunia, karena panas nya api
neraka akan lebih panas dari apa yang kita rasakan sekarang. tidak ada ujian
yang enak semua harus bersusah- susah dahulu lalu bersenang- senang kemudian.
jangan takut jadi gak cantik karena muka jadi belang, karena muka belang belum tentu tidak
cantik hehehe, tenang dan santai karena berbagai perawatan wajah yang dibuat adalah untuk dibeli iyakan ? iiiyyap, betul lah. Jangan takut dengan penilaian manusia karena yang berhak menilai kita
hanya Allah swt.
__________________________________________________
Dibalik tidak mudahnya memulai suatu hal baik, bukan berarti kita
terlambat untuk memulai. jadi dibalik tidak mudahnya memulai mengenakan jilbab setelah dewasa, bukan berarti kita terlambat untuk mengenakan jilbab setelah dewasa. Bukan berarti kita harus pasrah dengan dosa yang selama
ini kita tanggung, tapi inilah kewajiban kita, salah satu bentuk taat kita
kepada Tuhan kita, tidak ada kata terlambat untuk bertaubat, bertaubatlah
sebenar- benar nya taubat, mulailah hal baik dengan niat yang baik, Allah Maha
Pengampun bagi hambanya, Allah senang ketika hambanya benar- benar meminta,
Allah sangatlah Maha baik. mulailah untuk taat melalui jilbab, insyaallah Allah
memudahkan jalannya, insyaallah Allah menjaga kita, bermula dengan jilbab
insyaallah akhlak mengikuti didalamnya. jadikan masa lalu mu untuk pelajaran di
masa depan, biasakan jilbab pada adik kita yang masih kecil atau untuk anak kita
kelak. Masa lalu itu memang membuat kita begitu berdosa tetapi jangan membuat
diri ini semakin berdosa, berikan hak diri kita sebagai muslimah jangan biarkan
diri kita larut dalam ketidaktaatan, percayalah bahwa Allah maha pengampun,
mohon lah ampun sebanyak- banyaknya dan berjanjilah untuk terus memperbaiki
kualitas diri sebagai muslimah.
_________________________________________________
Merasakan panas, gerah, keringetan dimana- mana, ribet dan lain
sebagainya. semua itu bukanlah nasib kita sebagai muslimah tapi inilah ujian,
ujian tidak ada yang enak kan ukh ? hehe. biarlah bersusah- susah dahulu atau
bahkan bersusah- susah terus hingga Allah ridho memberikan kita kesenangan.
inginnya naik kelas maka bersabar, berusaha, dan tetap berdoa untuk bisa
menempati surgaNya kelak.
_________________________________________________
wallahua'lam bishowab. #KeepIstiqomahWithYourHijab.
.
.
sumber gambar : www.google.co.id
_________________________________________________
wallahua'lam bishowab. #KeepIstiqomahWithYourHijab.
.
.
sumber gambar : www.google.co.id
Komentar
Posting Komentar