Langsung ke konten utama

Pengalaman Pertama Dipanggil " Ibu Ambar" #cerita ambar1

Gambar terkait
Memulai suatu hal yang baru itu memang sulit yaaa, hm tapi suatu niat baik tidak boleh ditunda- tunda, sayang kan pahala nya kalau ditunda- tunda. ibaratkan hari ini harusnya udah dapet 1 poin tapi karena menunda jadi gagal mendapat 1 poin hehe. Setelah selesai nya Ujian Akhir Semester 4 kemarin di bulan juni tepatnya yaaa H- seminggu mau lebaran lah yaaa, liburan ku panjang loh, panjang banget, sampe- sampe kepikiran buat ngelakuin sesuatu hal yang baru, mau mencoba cari pengalaman, mengasah diri sendiri hehe. Sedikit cerita, memang dari tahun lalu itu aku sudah punya agenda liburan untuk tahun ini, kalau tidak diisi dengan les bahasa inggris, aku berniat untuk kursus menjahit. gatau kenapa aku begitu tertarik sih dengan menjahit, rasanya mau bikin baju, jilbab, rok dan yang lainnya sendiri tapi untuk di produksi juga ujungnya hehehe. setelah cari- cari tempat kursus yang gak terlalu jauh dari rumah, nemu sih tempatnya tapi ternyata biaya nya gak murah juga, jadi yaaa harus di fikir ulang untuk kursus menjahit ini. 

Entah kenapa, tiba- tiba diri ini terfikir untuk memulai mengajar, entah kenapaa ya? tapi sebetulnya karena yayasan TK dirumah siii, jadi orang tua aku itu punya TK di belakang rumahku pisan, yakan seiring berjalan nya waktu orangtua aku harus pensiun juga jadi otomatis harus ada yang gantiin atau dengan kata lain anak nya harus ada yang meneruskan. terfikir sih untuk meneruskan, ya karena aku anak perempuan tertua. Singkat cerita, setelah liburan yang begitu panjang, tepat tanggal 17 juli 2017 aku memulai mengajar di TK orangtuaku sendiri, gak nyangka dan gak nyangka banget sih bisa memulai ini semua, dimana dari dulu saja aku gak pernah terfikir menjadi guru. ya berhubung aku kuliah di jurusan PGSD dan nantinya pun akan mengajar, jadi aku memberanikan dirilah untuk mengajar terlebih dahulu di TK orangtua ku. 

Serius, untuk hari pertama nerveous bangeeet, aku memang sudah sering berbicara di depan banyak orang tapi kali ini serius nerveous. padahal cuma perkenalan guru saja loh tapi lumayan bikin deg- degan. hari pertama sekolah belum banyak kegiatan, anak- anak diajak untuk perkenalan, bernyanyi - nyanyi dan kegiatan lainnya yang lebih santai, saat itu aku disuruh untuk maju kedepan seperti mengajar gitu tapi dengan cepat nya aku menolak, walaupun ibu ku berkecimpung di dunia TK sudah hampir 10 tahun, tapi aku tidak banyak mengetahui tentang TK baik mengajar atau yang semacamnya, aku gatau, aku gatau harus ngapain di depan, lagu - lagu, tepukan - tepukan ala TK, doa- doa yang biasa dipanjatkan ketika memulai belajar, aku sering mendengar tapi kalau disuruh praktek aku serius belum siap. setelah penolakanku bu ica, salah satu guru yang sudah lama mengajar merespon, "yaudah gapapa, liatin dulu aja ya" jadi aku disuruh untuk melihatnya dulu saja.

Dalam pembelajaran, anak- anak ada yang sangat antusias dalam pembelajaran, ada yang hanya diam, ada juga yang bercanda dan nangis,ada yang minta ditemenin orang tua nya, orang tuannya harus nongol di jendela dan banyak lagi. Jujur, aku bingung ketika ada yang bercanda dan ketika aku kasih tau, aku gak didengerin, aku nanya, aku gak dijawab, apalagi disaat ada yang nagis aku bingung sangat bingung harus mendiamkannya seperti apa :'D.  aku dari dulu suka anak kecil, tapi kenapa aku bingung ya dengan situasi seperti itu, entahlah.

Hari pertama itu, sekolah hanya sebentar, hanya sampai jam 09.00 pagi, entah kesan terbaik apa yang aku dapat pada hari pertama menjadi guru, aku merasa nothing special, tidak ada rasa bahagia yaaang membuatku ingin berbagi cerita dengan sangat bergairah, biasa dan benar - benar biasa, tapi aku bersyukur karena aku berani memulai sesuatu yang sebelumnya saja tidak pernah terfikir olehku untuk memulainya. dan aku sangat - sangat berharap aku bisa lebih baik esok hari dan melakukan semuanya dengan senang hati dan berbuah kesan manis yang dapat membuatku lebih semangat terus dan terus. aamiin 

yaaaaa itulah pengalaman pertama jadi guru, walaupun dalam cerita ini tidak ada yang spesial tapi aku mohon petik walaupun hanya satu hikmah yang bisa dipetik hehe. jangan takut memulai sesuatu hal yang baru, karena kita belum tahu dampak apa yang akan terjadi setelah kita mau melakukannya. walaupun hanya satu poin yang didapat tetapi jika satu poin itu membawa pelajaran untuk kita kenapa tidak ? daripada kita tidak mendapat apa- apa iya kan ? iya dong. Hehehe. 
Gambar terkait
sumber gambar : google.co.id

Komentar

Pengalaman pertama dipanggil "ibu ambar" #cerita ambar1

Puisi; Seperti Mimpi Buruk

Seperti Mimpi Buruk oleh : Ambar Haerani seperti mimpi buruk degup jantung tidak seirama nafas tidak sakit tetapi sedikit sesak tidur kali ini membuatku haus alarm tidak menyala dan berdering tapi kurasa setiap menit dia membangunkan tetap pada posisi berbaring dan lagi kucoba pejamkan seperti mimpi buruk dan benar aku taklagi pejamkan mata tapi nyatanya bukan mimpi buruk degupan jantung yang kencang karena satu tanda hening sepi... gelap, remang dengan cahaya bulan sesekali sahutan ayam berbunyi saat itu hanya aku yang terbangun seperti mimpi buruk namun hilang seketika, karena itu bukan mimpi buruk dia hadir bersama heningnya malam sampaikan rindu yang tlah lama terpendam hai kamu, apa kabar .. ternyata berbicara jarak tak selalu menyedihkan hai kamu, apa kabar .. ternyata jarak malah membuat rindu dan ingin slalu bersama selamat sore teman teman blogers, baru posting lagi nih diaw...

Gagal Hal Biasa, Mencoba tidak Semua Bisa, ketika Berhasil itulah yang Luar Biasa

     Banyak diantara kita yang merasa takut gagal sebelum mencoba sesuatu hal diluar kebiasaan yang biasa dilakukan. Takut mencoba sesuatu hal yang baru, yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Padahal sesuatu yang baik mengapa tidak untuk dicoba dilakukan walaupun sebenarnya kita tidak memiliki keahlian didalamnya. Perilaku yang baik biasanya tertanam dari niat yang baik, kegiatan positif akan timbul ketika hati dan fikiran menuju kepada hal yang positif, dan keberhasilan berawal dari niat baik, hati serta fikiran positif yang mengarahkan raga menuju kegiatan yang positif.             Suatu keahlian tidak selalu harus menempuh jenjang sekolah , sehingga banyak orang memiliki keahlian yang baik namun bukan dikarenakan dirinya pernah sekolah dalam bidang keahliannya, melainkan dirinya mengawali hal tersebut dari mencoba dan mulai menekuninya. Walaupun memang, sering di kehidupan kita keahlian dapat diakui bila kita telah mendapatkan se...

Inilah Ketika Ibu Ambar Mengajar " a i u e o " #cerita ambar2

                  Benar adanya, bahwa kemampuan seseorang tidak bisa dipukul rata sama. Karena kenyataan yang kuhadapi, setiap orang memiliki keunggulan dan kekurangannya masing- masing. Seseorang dapat belajar dan memahami sebuah pelajaran dengan cara yang berbeda- beda atau dengan waktu yang berbeda juga, dapat memahami dengan cepat atau lambat, atau malah lambat sekali. Tetapi dibalik itu semua haruslah ada kesungguhan yang mengiringi.    Tidakkah akan menurun jika pemahaman yang cepat tidak dibarengi dengan kesungguhan ? mungkin dalam pembelajaran dia akan mengalami sedikit perlambatan sehingga bisa saja dirinya tersusul oleh seseorang yang pemahamannya lambat namun memiliki kesungguhan belajar yang luar biasa. Tetapi berbeda lagi dengan seseorang yang pemahamannya lambat dan tidak memiliki kesungguhan untuk belajar atau kesungguhan untuk menjadi lebih baik, karena pastilah dirinya akan tertinggal jauh di belakang....